Top

Penjelasan Mengenai Teori Bintang Kembar

Penjelasan Mengenai Teori Bintang Kembar

Hal ini merupakan unsur yang terkait dengan tata surya. MUngkin masih banyak di antara kita yang belum pernah mendengar hal ini, atau mungkin pernah mendengar tapi tidak mengerti dengan penjelasannya. Ini merupakan tata surya yang melakukan pembentukan planet dari serpihan batu yang mengalami kehancuran akibat ledakan. Ini memang kedengaran aneh dan tidak masuk akal. Masa iya hal ini bisa terjadi. Nahh,, untuk itu saya akan menjelaskan di bawah ini. Simak terus ulasan berikut.

Apa Itu Teori Bintang Kembar

Teori bintang kembar adalah salah satu dari berbagai teori tentang pembentukan tata surya dan juga sistem evolusinya. Adapun teori bintang kembar ini menyebutkan bahwa pada awal mulanya tata surya (matahari dan planet-planet) berasal dari dua buah bintang raksasa yang kemudian bintang tersebut saling bertabrakan satu sama lain sehingga salah satu dari bintang itu meledak dan hancur.

Teori ini dikemukakan oleh seorang ahli astronomi Inggris bernama R.A. Lyttleton, sekitar tahun 1956. Teori ini menyatakan bahwa pada mulanya terdapat sepasang matahari kembar yang saling mengelilingi. Kemudian melintaslah sebuah bintang dan menabrak salah satu matahari. Pada awalnya, alam semesta berasal dari 2 buah bintang kembar raksasa. Kemudian salah satu dari bintang kembar tersebut meledak dan hancur.

Serpihan dan debu yang dihasilkan, akhirnya berevolusi membentuk berbagai macam planet dan asesorisnya. Sedangkan bintang yang satunya lagi itulah yang disebut dengan matahari. Sedangkan Asteroid yang ada saat ini merupakan hasil dari serpihan ledakan yaitu berupa batuan yang akan membentuk jalur pemisah antara planet dalam dan planet luar.

Karena bintang besar tersebut memiliki gaya gravitasi tarik-menarik, serpihan dan debu dari sisa ledakan tersebut tertarik oleh gaya gravitasi matahari (tetapi tidak semua dari debu dan serpihan tersebut masuk kedalam tubuh matahari). Serpihan dan debu yang masih berada disekitar matahari berkumpul sampai memadat sehingga membentuk planet-planet bumi dan lainnya. Sedangkan serpihan-serpihan yang tidak membentuk planet menjadi benda lepas seperti asteroid”.

Proses terjadinya bintang kembar adalah sebagai berikut:

  • Pada awalnya di tata surya kita ada dua buah bintang kembar yaitu matahari dan kembarannya. Kembaran matahari tidak memiliki kestabilan. Kembaran matahari tersebut mulai mengalami ledakan-ledakan kecil dan lama-kelamaan akhirnya kembaran matahari itu benar-benar meledak menjadi serpihan kecil dan debu.
  • Serpihan dan debu tersebut kemudian terperangkap oleh gaya grafitasi matahari, namun tidak tersedot masuk. Kemudian debu-debu yang terbentuk dan berkumpul dan mempilin sehingga membentuk planet lalu serpihan bebatuan tersebut membentuk jalur asteroid.

Kita ketahui bersama bahwa tata Surya terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu matahari, 4 planet bagian dalam, sabuk asteroid, 4 planet bagian luar dan di bagian terluar merupakan piringan tersebar dan Sabuk Kuiper. Material-material bintang itu kemudian tertarik bintang yang masih utuh dan seiring waktu material bintang tersebut mendingin dan menjadi planet.

Penemu Teori Bintang Kembar

Akibat dari benturan tersebut, sehingga ledakan tersebut menghasilkan serpihan yang lambat laun terus berevolusi sehingga membentuk planet-planet dan segala aksesorisnya. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini merupakan para peneliti yang akan memberikan penjelasan mengenai terbentuknya bintang kembar tersebut.

  • Teori Lyttleton (1930)

Teori bintang kembar pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli astronomi yang bernama Raymond Arthur Lyttleton pada tahun 1930. Astronom Inggris bernama lengkap Raymond Arthur Lyttleton yang lahir pada tanggal 7 Mei 1911 di Oldbury – Worcestershire. Lyttleton mengemukakan alasan utama terciptanya teori ini yaitu karena mengacu pada hasil penelitian sebelumnya terhadap tata surya lain.

Setelah meneliti beberapa tata surya, ternyata dia menemukan ada tata surya lain yaitu bintang kembar. Setelah dia melakukan berbagi penelitian, ternyata dia menemukan jawabannya yaitu serpihan dan debu yang terbentuk dari hasil ledakan bintang kembar tersebut. Ia berpendapat bahwa awalnya ada dua bintang yang saling mengintari satu sama lain. Faktor utama terciptanya teori bintang kembar mengacu pada hasil dari penelitian sebelumnya terhadap pembentukan ‘tata surya’ yang lain.

  • Teori Bintang Kembar Fred Hoyle (1956)

yang kedua adalah Fred Hoyle yang dicetuskan pada tahun 1956. Serpihan itu terperangkap oleh gravitasi bintang yang tidak meledak dan mulai mengelilinginya. Adapun alasan dari pendapat ini karena setelah penelitian terhadap tata surya lain ternyata ada tata surya yang memiliki bintang kembar, oleh karena itulah Fred Hoyle beranggapan bahwa tata surya kita terbentuk dari proses meladaknya bintang kembar.

Fred Hoyle berpendapat bahwa tata surya lain ternyata memiliki bintang kembar. Ia berpendapat bahwa tata surya pada awalnya berasal dari dua bintang raksasa. Sedangkan Lyttleton berpendapat bahwa ia beranggapan ada tata surya lain yang tercipta oleh teori bintang kembar.

Kelebihan Dan Kelemahan

Perbedaan teori pasang dan teori kembar, ini adalah penjelasan teori bintang kembar mengenai terjadinya tata surya. Hal ini akan menjelaskan apa itu kelebihan dan kekurangan dari bintang kembar tersebut.

  • Kelebihan Teori Bintang Kembar

Teori ini bisa diterima oleh para ahli astronom atau pada ahli lainnya. Karena akhir-akhir ini semakin banyak bintang-bintang ganda atau bintang kembar atau yang disebut juga dengan bintang ekor telah ditemukan dalam sistem tata surya. Selain itu, hal ini semakin mendukung teori bintang kembar sebagai awal pembentukan tata surya. Berdasarkan eksistensi yang sudah ditemukan tersebut, mereka memberikan spekulasi bahwa kemungkinan besar teori yang dikemukakan oleh Lyttleton ada benarnya.

Selain itu, para ilmuwan berpendapat bahwa bintang ganda atau bintang kembar sudah ada mulai dari jutaan tahun lalu sebelum planet dan sistem tata surya terbentuk.

  • Kelemahan Teori Bintang Kembar

Menurut para ahli, secara perhitungan matematis menunjukkan bahwa momentum anguler yang terdapat pada sistem tata surya sekarang ini sama sekali tidak dimungkinkan apabila tata surya ini dihasilkan dari tabrakan dua buah bintang raksasa. Menurut para ilmuwan, setelah berkali-kali melakukan penelitian, ternyata bintang kembar tersebut memiliki ukuran yang sangat besar.

Ukuran bintang seluas matahari masih tidak dapat ditemukan, sehingga keakuratan teori bintang kembar masih dipertanyakan. Hal ini juga masih mempertanyakan bentuk dari bintang kembar tersebut. Bagaimana mungkinnya memiliki bentuk yang bulat seperti planet lain, soalnya planet ini terbentuk dari pecahan bintang yang panas.

Selain itu, teori bintang kembar dianggap tidak sempurna bila melihat dari formasi, bentuk dan komponen yang ada di bumi. Dengan teori ini, apakah mungkin pecahan partikel bintang ini memungkinkan terjadinya daratan dan pegunungan yang membuat permukaan bumi menjadi tidak rata dengan adanya daratan rendah, daratan tinggi dan pegungan.

Dengan demikian teori ini masih belum mencerminkan bagaimana terbentuknya alam semesta sehingga kebanyakan orang masih belum ada yang mengetahui dengan pasti bagaimana proses terbentuknya alam semesta ini. 

Hal tersebut di dasari oleh penemuan sepasang bintang identik, namun keduanya memiliki perbedaan dalam beberapa aspek seperti kecemerlangan, ukuran dan juga temperatur. Namun yang menjadi masalah menurut para ahli astrofisika adalah bintang kembar itu terjadi secara simultan. Hal inilah yang menyebabkan adanya kontroversi mengenai teori bintang kembar.

Itu dia penjelasan mengenai teori bintang kembar. Bintang kembar ini merupakan tata surya yang terbentuk dari serpihan dan debu oleh ledakan dua bintang raksasa yang saling bertabrakan sehingga salah satu dari bintang ini hancur. Kemudian partikel-partikel awan ini kemudian saling tarik-menarik dan berputar cepat. Namun, hal ini masih menjadi sebuah kotroversi yang masih belum terjawab. Karena teori ini dianggap terlalu simpel dan tidak sempurna. Nah,, itu dia penjelasan mengenai ulasan di atas, semoga bermanfaat untuk anda.