Top

Mari Lebih Mengenal Tentang Padi Dalam Kehidupan Kita

Mari Lebih Mengenal Tentang Padi Dalam Kehidupan Kita

Seperti yang kita tahu kalau para petani menanam padi demi kelangsungan hidup kita semua. Padi yang mereka hasilkan itu adalah beras yang kemudian akan di ekspor ke berbagai negara. Padi ini adalah salah satu sumber daya manusia yang paling utama dan sangat penting.

Nah, seperti apa sih kehebatan tanaman padi ini, kenapa tanaman ini sangat dibutuhkan? Bagi yang ingin tahu tentang apa-apa saja yang berhubungan dengan padi, kalian bisa menyimak ulasannya di sini.

Selalu Dianggap Sebagai Tanaman Yang Paling Penting Di Dunia

Padi ini adalah tanaman pangan manusia yang paling penting di dunia, secara tidak langsung tanaman ini dapat memberi makan lebih banyak pada orang daripada tanaman lainnya. Pada tahun 2012 lalu, hampir separuh penduduk dunia atau lebih dari 3 miliar orang bergantung pada tanaman padi ini setiap hari.

Ini juga  merupakan makanan pokok di Asia di mana sekitar setengah dari orang-orang termiskin di dunia hidup dengan mengandalkan padi ini dan ini juga sama pentingnya bagi para penduduk yang ada di Afrika dan Amerika Latin.

Padi juga dapat memberi makan lebih banyak pada orang dalam waktu yang lebih lama daripada tanaman lainnya. Ini sangat beragam, baik dalam cara itu tumbuh dan bagaimana ia digunakan oleh manusia.

Bisa dikatakan kalau padi termasuk dalam kategori unik karena dapat tumbuh di lingkungan basah yang tanaman lain tidak dapat bertahan hidup. Lingkungan basah seperti itu berlimpah di di seluruh Asia. Pengawasan dari tanaman padi ini merupakan salah satu perkembangan terpenting dalam sejarah dan sekarang ribuan varietas padi telah dibudidayakan di setiap benua kecuali Antartika.

Padi Merupakan Tanaman Yang Dibawa Oleh Nenek Moyang Kita

India atau Indocina diduga kuat sebagai tempat padi berasal, yang kemudian dibawa oleh nenek moyang kita migrasi ke Indonesia dari daratan Asia sekitar 1500 SM. Dalam proses produksinya, urutan ketiga telah ditempati oleh padi dari segala jenis serealia setelah jagung dan gandum.

Tanaman ini ternyata juga merupakan sumber karbohidrat yang sangat penting bagi mayoritas penduduk dunia. Diketahui juga bahwa asal-usul dari budidaya tanaman padi ini berasal dati lembah Sungai Gangga dan Sungai Brahmaputra bahkan juga dari Sungai Yangtse.

Sampai saat ini, tanaman padi ternyata sudah menyebar luas di seluruh dunia dan tumbuh hampir di semua tempat yang memiliki cukup air dan juga cuaca yang hangat. Selain itu, padi juga menyukai tempat yang lembab dan becek.

Banyak para ahli yang menyimpulkan kalau tanaman padi ini merupakan evolusi dari tanaman moyang yang selalu hidup di rawa. Pendapat ini didasari dari jenis padi yang hidup di rawa ( biasanya ini ditemukan disejumlah rawa yang terdapat di Kalimantan), kebutuhan padi yang tinggi akan air pada setiap tahap kehidupannya dan juga adanya pembuluh khusus di bagian akar yang berfungsi mengalirkan udara atau oksigen ke bagian akar.

Ketika memasuki tahun 1984, pemerintah Indonesia telah mendapatkan penghargaan dari PBB (FAO) karena telah berhasil meningkatkan produksi padi dalam waktu 20 tahun. Yang pada awalnya dianggap sebagai negara pengimpor beras terbesar dan kini menjadi negara swasebada beras (kemampuan memenuhi segala kebutuhan pangan). Prestasi ini sempat terhenti dan baru berkembang lagi di tahun 2007.

Jenis-Jenis Dari Padi

Jika nasi dengan lauk apapun bisa menjadi hidangan favorit kalian, maka kalian harus memeriksa apa yang sebenarnya yang membuat kalian begitu menikmatinya. Padi dikatakan memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari bagi banyak orang di seluruh dunia.

Secara alami, padi ini rendah akan sodiim, kolesterol namun kaya akan vitamin dan juga mineral yang membuatnya dapat menjadi pelengkap makanan apapun, sebagai contoh makan nasi dengan resep daging sapi akan membuatnya menjadi makanan padat.

Mulai dari makanan yang biasa atau ditambah dengan lauk pauk, telah dapat membuat makanan ini sebagai hidangan utama. Biji-bijian yang sederhana inilah yang menjadi andalan kuat dan daya tarik universal.

Dalam beberapa budaya, padi juga telah digunakan dalam berbagai upacara, perayaan dan upacara rohani. Ada lusinan bahkan puluhan jenis untuk menjelajahi tentang padi ini dan sebagian besar digolongkan memiliki berbagai ukuran seperti, panjang, sedang dan pendek.

Nah, agar kalian lebih mudah untuk mengetahui jenisnya, di bawah ini ada beberapa jenis dari tanamam padi yang bisa kalian jadikan pilihan untuk makan malam kalian.

Daftar istilah dari jenis padi

Long Grain: Memiliki ukuran yang lebih lebar, bentuk bulirnya lebih panjang dan ini termasuk dalam jenis yang lebih sering digunakan.

Medium Grain: Bulir yang satu ini dua kali lebih panjang namun tidak melebar. Teksturnya lembut, lembab dan sedikit  kenyal. Cenderung lengket ketika dimasak.

Short Grain: Bentuknya pendek dan gemuk. Selalu menempel satu sama lain dan menggumpal ketika dimasak.

Jenisnya:

1. Arborio rice besar, tebal dan ditandai dengan sebuah titik putih yang unik di pusat. Sering digunakan untuk membuat risotto, karena dapat menyerap cairan dan rasa selama dimasak dengan lambat. Dan hasilnya? Tekstur lembut tak tertandingi dengan inti yang kenyal. Karena memiliki bentuk yang bagus, bulir padi ini juga cocok untuk membuat arancini atau nasi goreng.

2. Basmati rice adalah jenis padi yang ditanam di India dan Pakistan. Varietas ini sangat harum dan memiliki rasa yang kuat yang didapat dari proses penuaan. Ya, padi ini telah berusia selama sekitar satu tahun setelah panen.

Biasanya akan terasa lebih nikmat jika dipasangkan dengan kari, agar rasa yang dihasilkan dari gandum dapat lebih terasa. Kalian juga dapat menggabungkan sayuran kesukaan kalian dan rempah-rempah yang hangat ke dalam nasi.

3. Black rice, biasanya juga dikenal sebagai “padi yang terlarang” atau “padi kaisar,” . Ini dikarenakan termasuk dalam makanan eksklusif yang hanya di makan oleh Kaisar di Cina. Warna yang dimilikinya memiliki tingkat tinggi anthocyanin, antioksidan yang biasa ditemukan pada terong, blueberry dan jagung ungu.

Kaya akan nutrisi, bulirnya juga sangat cantik dan beraroma. Biasanya sering digunakan dalam masakan Asia. Coba kalian padukan dengan tumisan jamur yang dicampur dengan daun ketumbar, maka ini akan menghasilkan aroma yang cukup memikat.

4. Jasmine rice ini berasal dari Thailand. Padi jenis ini memiliki aroma bunga. Ini memiliki ukuran yang panjang, sangat lembut dan sedikit lengket. Jasmine rice ini merupakan pilihan yang sempurna untuk makan malam yang dipadukan dengan makanan kari pedas.

5. Brown rice termasuk dalam varietas gandum pendek dan panjang. Padi jenis ini telah digiling untuk menghilangkan kulit bagian luar tapi tetap mempertahankan bagian dalamanya, yang masih penuh dengan nutrisi.

Jika brown rice ini dimasak, maka ini akan memiliki tekstur halus kenyal dan rasa sedikit pedas. Kalian dapat memadukan hidangan ini dengan makanan apa saja sebagai pengganti nasi putih.

Bagian-Bagian Yang Terdapat Pada Tananam Padi

Dalam tanaman padi terdapat bagian-bagian yang berperan penting pada proses perkembangan tanaman padi tersebut. Adapun bagian dari tanaman padi tersebut terdiri dari:

Akar

Kira-kira 5-6 hari setelah berkecambah, dari batang yang masih pendek itu akan keluar akar-akar serabut yang pertama dan dari sejak ini perkembangan akar-akar serabut tumbuh secara teratur. Pada saat permulaan batang mulai bertunas (kira-kira umur 15 hari) dan akar serabut akan berkembang dengan pesat.

Dengan semakin banyaknya akar-akar serabut ini, maka akar tunggang yang berasal dari akar kecambah tidak akan kelihatan lagi. Letak susunan akarnya pun tidak dalam, kira-kira pada kedalaman 20-30 cm.

Ini dikarenakan akar banyak mengambil zat-zat makanan dari bagian tanah yang ada di atas. Akar tunggang dan akar serabut mempunyai bagian akar lagi yang disebut akar samping yang keluar dari akar serabut dan yang keluar dari akar tunggang, bentuk dan panjangnya sama dengan akar serabut.

Batang

Batang padi ini tersusun dari rangkaian ruas-ruas dan antara ruas yang satu dengan yang lainnya dipisah oleh sesuatu seperti buku. Ruas batang padi yang ada di dalamnya juga berongga dan bentuknya bulat.

Dari atas ke bawah, ruas batang itu akan menjadi semakin pendek. Ruas-ruas yang terpendek terdapat di bagian bawah dari batang dan ruas-ruas ini praktis tidak dapat dibedakan sebagai ruas-ruas yang berdiri sendiri.

Tinggi dari tanaman padi diukur dari permukaan tanah sampai ujung daun tertinggi bila malai belum keluar dan sesudah malai keluar tingginya diukur dari permukaan tanah sampai ujung malai tertinggi.

Tinggi tanaman merupakan suatu sifat baku (keturunan). Adanya perbedaan tinggi dari suatu varietas disebabkan oleh suatu pengaruh keadaan lingkungan. Bila syarat-syarat tumbuh baik, maka tinggi tanaman padi yang ada di sawah mencapai 80-120 cm.

Daun

Daun terdiri dari beberapa helai daun yang berbentuk memanjang seperti pita dan pelepah daun yang menyelubungi batang. Pada perbatasan antara helai daun dan upih akan terdapat lidah daun. Panjang dan lebar dari helai daun tergantung pada varietas padi yang ditanam dan letak pada batang. Daun ketiga dari atas biasanya merupakan daun terpanjang.

Banyak daun dan besar sudut yang dibentuk antara daun bendera dengan malai, tergantung kepada varietas-varietas padi yang ditanam. Besar sudut yang dibentuk dapat kurang dari 900 atau lebih dari 900 .

Ciri-Ciri Dari Tanaman Padi

Padi bisa dikatakan termasuk dalam suku padi-padian atau Poaceae (sinonim Graminae atau Glumiflorae). Meskipun padi memiliki banyak jenis, namun ciri-ciri yang dimilikinya hampir sama dengan jenis lainnya.

Berikut ini ciri-ciri umum dari tanaman padi adalah:

  • Memiliki akar serabut
  • Bentuk daunnya lanset (sempit memanjang)
  • Memiliki urat daun yang sejajar
  • Memiliki pelepah daun
  • Bunganya tersusun sebagai bunga majemuk dengan satuan bunga berupa floret.
  • Floret yang tersusun dalam spikelet, khusus untuk padi satu spikelet hanya memiliki satu floret.
  • Buah dan bijinya agak sulit dibedakan karena merupakan bulir (Ing. grain) atau kariopsis.

Lantas Bagaimana Agar Bisa Mendapatkan Padi Yang Baik?

Nah, kalau kalian ingin mendapatkan tanaman padi yang berkualitas, maka akan sangat diperlukan cara tanam padi dan proses penanaman yang baik dan benar. Jadi persiapan seperti apa yang perlu di perhatikan dalam membudidayakan tanaman padi.

Berikut ini beberapa langkah dalam cara menanam padi yang harus di perhatikan agar dapat menghasilkan padi yang berkualitas.

Persiapan media tanam

Media tanam untuk menanam padi sudah harus disiapkan minimal dua minggu sebelum penanaman. Persiapan ini dilakukan dengan mengolah tanah sebagai media tanam. Tanah harus dipastikan bebas dari gulma dan rumput liar.

Jangan sampai pertumbuhan tanaman padi terganggu karena harus berbagi nutrisi dan air dengan rumput-rumput liar. Jika sudah bebas dari tanaman liar, basahi tanah dengan air lalu lakukan pembajakan.

Pembajakan ini dilakukan untuk mempersiapkan tanah dalam keadaan lunak dan gembur serta cocok untuk dilakukan penanaman. Di zaman modern ini pembajakan tidak lagi dilakukan dengan mencangkul tetapi dengan menggunakan sapi ataupun traktor.

Setelah melalui pembajakan, kembali genangi media tanam dengan air. Air yang diberikan dalam jumlah banyak untuk menutupi seluruh lahan dengan ketinggian hingga 10 cm. Biarkan air pada media tanam terus menggenang. Air yang menggenang selama dua minggu ini akan menyebabkan media tanam menjadi berlumbur dan racun pun dapat hilang karena ternetralisir.

Pemilihan bibit

Bibit pada tanaman padi harus melalui pengujian terlebih dahulu untuk menentukan kualitasnya. Pengujian dilakukan dengan merendam sekitar 100 butir benih padi dalam air. Setelah dua jam periksalah benih tersebut.

Cara menanam benih padi yaitu dengan melalukan pemeriksaan benih dilakukan dengan mengidentifikasi perubahan pada benih. Jika terdapat lebih dari 90 butir benih atau lebih dari 90% benih mengeluarkan kecambah, maka artinya benih tersebut berkualitas unggul dan bermutu tinggi.

Tentu benih yang berkualitas unggul dan bermutu tinggi inilah yang layak untuk dibudidayakan. Sedangkan jika benih tidak menunjukkan tanda seperti yang disebutkan diatas, maka artinya benih tersebut tidak disarankan untuk dibudidayakan. Setelah menentukan benih yang akan dijadikan bibit, maka dapat dilakukan penyemaian.

Penyemaian

Penyemaian dilakukan setelah menentukan bibit yang unggul. Bibit unggul tersebut kemudian akan disemai di wadah penyemaian. Wadah penyemaian terlebih dahulu harus disiapkan. Kebutuhan wadah semai diberikan dalam perbandingan sebesar 1 : 20.

Misalkan akan menggunakan lahan sawah sebesar 1 hektar maka wadah persemaiannya sekitar 500 m2. Lahan pada wadah penyemaian haruslah juga berair dan berlumpur. Berikan pupuk urea dan pupuk TSP pada lahan penyemaian dengan dosis masing-masing 10 gr per 1 m2. Jika lahan penyemaian sudah siap, maka kalian bisa menyebarkan benih yang telah berkecambah dengan merata.

Penanaman

Proses penanaman dilakukan setelah benih pada proses persemaian telah tumbuh daun sempurna sebanyak tiga hingga empat helai. Jangka waktu dari persemaian ke bibit siap tanam umumnya sekitar 12 hingga 14 hari saja.

Jika sudah siap tanam, pindahkan bibit dari lahan semai ke lahan tanam. Pemidahan dilakukan dengan hati-hati dan tidak merusak tanaman. Penanaman dilakukan pada lubang-lubang tanam yang telah disiapkan.

Khusus untuk tanaman padi dalam satu lubang dapat ditanam dua bibit sekaligus. Penanaman dilakukan dengan memasukkan bagian akar membentuk huruf L agar akar dapat tumbuh dengan sempurna.

Kedalaman bibit ditanam pun ditentukan berkisar pada rentang 1 cm hingga 15 cm. Masa penanaman padi lebih baik dilakukan dua kali dalam setahun berdasarkan masa penanamannya yang ideal.

Perawatan lahan

Perawatan yang dilakukan pun dengan tiga hal yaitu penyiangan, pengairan dan pemupukan. Penyiangan dilakukan dengan menjaga kebersihan lahan dari tanaman pengganggu. Penyiangan harus dilakukan rutin setiap periode waktu tertentu.

Bisa dilakukan dua minggu sekali atau tiga minggu sekali. Pengairan diberikan sesuai kebutuhan. Seperti pada tanaman lainnya, pastikan tidak ada kekurangan atau kelebihan air. Selanjutnya untuk pemupukan, dilakukan pertama kali setelah tanaman padi berusia satu minggu.

Jenis pupuk yang diberikan adalah pupuk urea dengan dosis 100 kg per hektar dan pupuk TPS dengan dosis 50 kg per hektar. Pemupukan selanjutnya dilakukan setelah 25 hari hingga 30 hari setelah penanaman. Diberikan kembali pupuk urea dengan dosis 50 kg per hektar dan pupuk Phonska dengan dosis 100 kg per hektar.

Pencegahan hama dan penyakit

Hama dan penyakit dapat dicegah dengan memberikan pestisida.

Pemanenan

Panen akan dilakukan ketika padi sudah memberikan tanda-tanda menguning dan merunduk. Gunakan sabit gerigi untuk memanen dan letakkan hasil panen pada tikar dengan merontokkan beras dari dalam bulir-bulir padi yang ada.

Yup, seperti itulah penjelasan kita mengenai padi yang selalu menjadi bagian penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Jadi, sudah tahu kan kenapa padi begitu penting untuk kita. Oleh karena itu, kita juga harus terus melestarikannya dan berterima kasih kepada para petani kita.