Top

Apa Itu Komunikasi Massa? Berikut Penjelasannya

Apa Itu Komunikasi Massa? Berikut Penjelasannya

Hal ini telah berkembang di dalam kehidupan kita, yang menyalurkan berbagai macam alat komunikasi untuk menyebarkan pesan atau berita kepada publik. Pesan tersebut disebarkan oleh media massa, dengan kata lain komunikasi massa. Selain itu, komunikasi massa memiliki peran penting dalam perkembangannya, seperti pemancaran audio. Yang paling umum adalah cara penyampaian pesan yang sama, kepada sejumlah besar orang dan dalam waktu yang bersamaan melalui media massa. Untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai penjelasan tentang komikasi massa ini, langsung ajah baca ulasan dibawah ini.

Pengertian Komunikasi massa

Alat yang digunakan dalam penyampaian pesan-pesan dari sumber kepada khalayak (menerima) dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio, TV. Komunikasi massa adalah proses di mana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada publik. Organisasi media ini akan menyebarluaskan pesan-pesan yang akan memengaruhi dan mencerminkan kebudayaan masyarakat, lalu informasi ini akan mereka hadirkan serentak pada khalayak luas yang beragam. Hal ini membuat media menjadi bagian dari salah satu institusi yang kuat di masyarakat.

Komunikasi massa berasal dari istilah bahasa Inggris, mass communication, sebagai kependekan dari “mass” media communication. Bentuk komunikasi yang menggunakan saluran (Media) dalam menghubungkan komunikator dan komunikan secara massal, dalam jumlah yang banyak, terpencar, sangat heterogen dan menimbulkan efek tertentu. Selain itu pesan yang disampaikan cenderung terbuka atau publik dan serentak. Komunikasi tersebut dapat terjadi antara satu orang dengan orang lain, komunikasi antara dua orang atau lebih, seseorang dengan sebuah organisasi atau komunitas, bahkan komunikasi yang ditujukan langsung kepada masyarakat luas.

Sebuah pesan yang disampaikan kepada satu orang, akan memiliki dampak yang berbeda apabila pesan tersebut disampaikan langsung kepada banyak orang di waktu yang bersamaan. Komunikasi massa mampu menyebarkan pesan secara publik secara hampir bersamaan bahkan hanya dalam satu kali penyampaian informasi. Komunikasi massa ini disampaikan secara terbuka kepada masyarakat heterogen yang jangkauannya relatif lebih besar. Melakukan kegiatan komunikasi massa jauh lebih sukar dari pada komunikasi antarpribadi.

Seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada ribuan orang yang berbeda pada saat yang sama, tidak akan bisa menyesuaikan harapannya untuk memperoleh tanggapan mereka secara pribadi. Suatu pendekatan yang bisa merenggangkan kelompok lainnya.

Fungsi Komunikasi massa

Komunikasi massa dalam pengaplikasiaanya memiliki beberapa fungsi yang di sesuaikan dengan kebutuhan penggunaannya. Adanya media dalam kegiatan komunikasi massa dapat menunda adanya timbal balik dari komunikan kepada komunikator. Berikut ini merupakan fungsi dari komunikasi massa.

  • Sarana penting dalam keberlangsungan kegiatan komunikasi massa.
  • Menyebar luaskan informasi, nilai – nilai, norma – norma sosial, dan pengetahuan dari generasi kegenerasi.
  • Menginformasikan tentang ancaman dari angin topan, meletusnya gunung berapi, kondisi efek yang memprihatinkan, tayangan inflasi, atau adanya serangan militer.
  • Pengubahan informasi yang dilakukan oleh komunikasi massa bisa menjadikan informasi tersebut menjadi lebih aktual atau bahkan semakin berbahaya
  • Menghubungkan bagian-bagian dari masyarakat agar sesuai dengan lingkungan.
  • Mendukung pekembangan media komunikasi massa.
  • Menafsirkan atau menginterpretasikan isu yang belum jelas yang sedang berkembang
  • Memberikan informasi sebagai pedoman, guru atau petunjuk terhadap lingkungan tersebut
  • Sarana untuk menyebar luaskan informasi, nilai – nilai, norma – norma sosial, dan pengetahuan dari generasi kegenerasi selanjutnya
  • Memperkenalkan kegiatan yang sedang berlangsung

Ketergantungan ini juga menyebabkan banyak sekali informasi atau berita yang tidak benar bermunculan, sehingga kita juga harus berhati – hati untuk memilih, memilah dan menyaring berita tersebut sebelum dibagikan kepada orang banyak. Komunikasi massa juga meng-encode pesan-pesan yang memelihara hubungan kita dengan masyarakat lain serta menyampaikan kebudayaan baru kepada anggota-anggota masyarakat.

Karakteristik Komunikasi Massa

Seseorang yang akan menggunakan media massa sebagai alat untuk melakukan kegiatan komunikasinya perlu memahami karakteristik komunikasi massa. Komunikasi massa memiliki beberapa karakteristik, yaitu :

  • Komunikan

Komunikasi massa yang ditujukan kepada khalayak yang jumblahnya relatif besar, heterogen, dan anonim. Jumblah besar yang dimaksudkan hanya dalam periode waktu yang singkat saja dan tidak dapat diukur, beberapa total jumblahnya. Bersifat heterogen berarti khalayak bersifat berasal dari latar belakang dan pendidikan, usia, suku, agama, pekerjaan,. Sehingga faktor yang menyatukan khalayak yang heterogen ini adalah minat dan kepentingan yang sama. Anonim berarti bahwa komunikator tidak mengenal siapa khalayaknya, apa pekerjaannya, berapa usianya, dan lain sebagainya.

  • Cepat dan serentak

Penyampaian pesan secara serempak ini dilakukan secara bersamaan oleh komunikator kepada komunikan yang memiliki jumlah yang besar. Jika disampaikan secara serentak, maka perhatian komunikan akan berfokus pada pesan yang disampaikan oleh komunikator. Sifat penyampaian pesan yang cepat akan memungkinkan pesan tersebut dapat tersampaikan dalam waktu yang relatif singkat.

  • Umum

Ini termasuk jenis komunikasi yang terbuka, artinya pesan dapat di terima oleh barbagai macam kalang, baik tua, muda, kaya, maupun miskin. Informasi yang di sampaikan dalam komunikasi massa tidak di tujukan kepada spesifik individu atau kelompok. Oleh karena itu informasi atau pesan yang ada dalam komunikasi massa bersifat umum. Informasi atau pesan dalam komunikasi massa dapat berupa teks berita, teks eksplanasi, teks eksposisi, siaran radio, siaran televisi dan lain sebagainya.

  • Heterogen

Perpaduan antara jumlah komunikan yang besar dalam komunikasi massa dengan keterbukaan dalam memperoleh pesan-pesan komunikasi erat sekali hubungannya dengan sifat heterogen komunikan. Massa dalam komunikasi massa terjadi dari orang-orang yang heterogen yang meliputi penduduk yang bertempat tinggal dalam kondisi yang sangat berbeda, dengan kebudayaan yang beragam, berasal dari berbagai lapisan masyarakat mempunyai pekerjaan yang berjenis-jenis maka oleh karena itu mereka berbeda pula dalam kepentingan, standar hidup dan derajat kehormatan, kekuasaan dan pengaruh.

  • Mengutamakan isi ketimbang hubungan

Setiap komunikasi melibatkan unsur isi dan unsur hubungan sekaligus. Pada komunikasi antarpersonal, unsur hubungan sangat penting. Sebaliknya pada komunikasi massa, yang penting adalah isi. Pada komunikasi antarpersonal, pesan yang disampaikan atau topik yang dibicarakan tidak perlu menggunakan sistematika tertentu. Dalam komunukasi massa, pesan harus disusun sedemikian rupa berdasarkan sistem tertentu dan disesuaikan dengan karakteristik media massa yang akan digunakan.

  • Umpan balik tertunda dan tidak langsung

Umpan Balik Tertunda dan Tidak Langsung Umpan Balik (Feedback) adalah faktor penting dalam proses komunikasi antarpersona, komunikasi kelompok, dan komunikasi massa. Namun, komunikasi massa memiliki umpan balik yang tertunda (delayed). Hal tersebut dikarenakan prosesnya yang tidak secara langsung bertatap muka antara komunikator dan komunikan. Feedback dari komunikan dapat dilakukan menggunakan pesawat telepon, email, sms, dll (itu dikatakan tertunda atau tidak langsung).

Apabila media komunikasi yang digunakan adalah media televisi, tentu akan banyak lagi melibatkan orang, seperti juru kamera, juru lampu, pengarah acara, bagian make up, floor manager dan lain-lain. Selain itu, peralatan yang digunakan lebih banyak serta dana yang diperlukan lebih besar.

Efek Komunikasi Massa Secara Umum

Komunikasi massa tentunya menimbulkan efek tertentu terhadap targetnya, yaitu masyarakat. Namun demikian, ada beberapa macam efek atau pengaruh yang juga bisa timbul dari komunikasi massa ini. Efek tersebut tentu saja bervariasi dan tergantung seperti apa penerimaan yang ada di dalam masyarakat. Berikut ini adalah efek sistem komunikasi massa yang harus anda ketahui:

  • Efek Kognitif

Komunikasi massa memberikan efek kognitif, sebab pesan yang disampaikan melalui komunikasi tersebut memberikan informasi baru bagi penerimanya. Informasi tersebut bisa berupa data atau gambaran mengenai suatu benda, seseorang, media, ataupun tempat yang sebelumnya belum pernah dikunjungi secara langsung oleh komunikan. Melalui pesan yang terkandung didalamnya, komunikasi massa memberikan manfaat yang diinginkan oleh masyarakat, membuat masyarakat mempelajari hal baru dan memperoleh pengetahuan baru mengenai sesuatu yang awalnya tidak diketahuinya.

  • Efek komunikasi massa terhadap individu

Komunikasi massa memiliki efek-efek berikut terhadap individu:

  1. Efek ekonomis: menyediakan pekerjaan, menggerakkan ekonomi (contoh: dengan adanya industri media massa membuka lowongan pekerjaan)
  2. Efek sosial: menunjukkan status (contoh: seseorang kadang-kadang dinilai dari media massa yang ia baca, seperti surat kabar Pos Kota memiliki pembaca berbeda dibandingkan dengan pembaca surat kabar Kompas.
  3. Efek penjadwalan kegiatan
  4. Efek penyaluran/ penghilang perasaan
  5. Efek perasaan terhadap jenis media conversi, yaitu menyebabkan perubahan yang diinginkan dan perubahan yang tidak diinginkan. memperlancar atau malah mencegah perubahan dan memperkuat keadaan (nilai, norma, dan ideologi) yang ada.
  • Efek afektif

Yang satu ini berkaitan dengan perasaan. Akibat dari pembaca surat kabar atau majalah, mendengarkan radio, menonton acara televisi atau film bioskop, timbul perasaan tertentu pada khalayak. Prasaan akibat terpaan mesia massa itu bias bermacam-macam, senang sehingga tertawa terbahak-bahak, sdih sehingga mencucurkan air mata, takut sampai merinding dan lain-lain perasaan yang hanya bergejolak dalam hati misalnya, perasaan marah, benci, sesal, ketawa, penasaran, sayang, gemas, sinis, kecut, dan sebagainya. Contoh rubric atau acara media massa yang dapat menimbulkan efek efektif, antara lain : pojok, sajak, foto, cerita bergambar, cerita bersambung, sandiwara radio, drama televisi, cerita film dan lain-lain.

  • Efek terhadap kebudayaan

Kerap kali hal yang ditampilkan dalam media, baik media cetak, media elektronik, maupun media digital akan berbeda bagi setiap kebudayaan yang dianut oleh masing-masing daerah. Misalnya saja mengenai cara berbusana. Gaya berbusana di masing-masing negara tentu berbeda, namun ketika media massa menayangkannya, hal tersebut akan mempengaruhi selera fashion di daerah lain.

  • Efek Behavioral

Sama sepertu efek konatif, efek behavioral berkaitan dengan prilaku atau tindakan komunikan yang terlibat dalam komunikasi massa. Efek behavioral yang terjadi pada tiap individu akan berbeda dengan individu lainnya. Contohnya, seorang anak yang menonton berita tawuran yang dilakukan oleh anak sekolahan sehingga menimbulkan kerusakan serta korban yang mengalami luka parah. Anak tersebut mungkin akan mengambil tindakan untuk tidak melakukan tawuran, karna hal tersebut berakibat buruk. Namun bisa jadi ada anak lain, yang memandang aksi tawuran tersebut merupakan aksi yang keren dalam membela kelompoknya, sehingga malah termotivasi untuk tawuran.

Itulah penjelasan mengenai komunikasi massa. Melalui komunikasi massa ini kita dapat mengetahui apa saja yang terdapat di dalamnya, yang sebelumnya kita tidak mengetahuinya. Agar karakteristik komunikasi massa itu tampak jelas, maka pembahasannya perlu dibandingkan dengan komunikasi. Di atas telah dijelaskan bahwa komunikasi massa memiliki katerkaitan dengan berbagai aspek kehidupan. Bagaimana menurut anda mengenai ulasan di atas? Semoga ini dapat membantu dan menambah wawasan anda juga.